Allell.com – Cara iklan di TikTok menawarkan peluang yang sangat menjanjikan bagi kreator maupun pebisnis. Data We Are Social dan Meltwater mencatat pengguna TikTok di Indonesia mencapai 194,37 juta per Juli 2025. Angka ini menegaskan bahwa TikTok menjadi kanal promosi yang sangat potensial.
Namun, potensi besar tersebut tetap perlu didukung strategi yang tepat. Iklan di TikTok bukan sekadar mengejar viral, tetapi harus diatur sesuai tujuan promosi. Karena itu, memahami cara pasang iklan, sejak awal akan membantu memaksimalkan hasil dan penggunaan anggaran.
Cara Iklan di TikTok untuk Pemula
Untuk mulai beriklan di TikTok, ada beberapa tahapan penting yang perlu diikuti. Berikut langkah-langkah yang bisa diterapkan, termasuk untuk kamu yang baru pertama kali mencoba.
1. Membuat Akun TikTok for Business
Pertama, kamu perlu membuat akun khusus bisnis yang menyediakan dashboard analisis lengkap. Akun ini akan menjadi pusat pengelolaan seluruh aktivitas iklan yang kamu jalankan.
Langkah-langkahnya:
- Kunjungi laman resmi TikTok for Business dan klik Sign Up.
- Pilih negara penagihan dan tentukan jenis akun (individu atau bisnis).
- Lengkapi data diri seperti email atau nomor telepon, lalu buat kata sandi yang aman.
- Masukkan kode verifikasi yang dikirimkan ke kontakmu.
- Setujui syarat yang ada dan klik Sign Up.
Setelah akun berhasil dibuat dan disetujui, kamu akan diarahkan ke dashboard TikTok Ads.
2. Membuat dan Menginstal TikTok Pixel
Selain membuat akun, jangan lupa memasang TikTok Pixel. Fitur ini berfungsi melacak aktivitas pengunjung dan konversi iklan, konsepnya mirip dengan sistem tracking pada cara iklan di facebook.
Cara memasangnya cukup mudah:
- Masuk ke TikTok Ads Manager.
- Pilih menu Assets, klik Event dan tap Web Events.
- Tentukan metode pemasangan Pixel (Standard Mode atau Developer Mode)
- Salin kode Pixel yang tersedia.
- Tempelkan kode tersebut di bagian header website.
- Pastikan pengaturan cookie consent sudah sesuai.
Dengan Pixel aktif, cara iklan di TikTok jadi lebih terukur karena semua data performa bisa dianalisis secara mudah dan transparan.
3. Membuat Kampanye Iklan Baru
Langkah berikutnya adalah membuat kampanye iklan. Di tahap ini, kamu bisa menentukan tujuan utama iklan dan mengatur anggaran sesuai kebutuhan.
Berikut tahapannya:
- Klik tab Campaigns di dashboard, lalu pilih Create.
- Tentukan tujuan kampanye seperti trafik, konversi, atau instal aplikasi.
- Atur anggaran iklan: Daily Budget (harian) atau Lifetime Budget (total durasi).
4. Membuat Grup Iklan (Ad Group)
Di tahap ini, kamu bisa mengatur detail iklan, dari menentukan audiens, memilih penempatan iklan, hingga mengatur metode pengiriman, kurang lebih seperti proses cara iklan di instagram.
Beberapa pengaturan yang perlu diperhatikan:
- Pilih format iklan yang diinginkan.
- Atur penempatan iklan otomatis atau manual.
- Aktifkan Automated Creative Optimization untuk uji variasi konten.
- Tentukan audiens berdasarkan lokasi, usia, gender, hingga minat mereka.
- Pilih metode pengiriman:
- Standard Delivery, anggaran dibagi rata
- Accelerated Delivery, anggaran lebih cepat habis untuk hasil instan
- Jika sudah klik Next
5. Membuat dan Menjalankan Iklan
Cara iklan di TikTok yang terakhir adalah menyiapkan materi iklan. Kamu bisa menyusun konten sesuai karakter audiens agar dapat menarik perhatian mereka dan lebih relevan.
Lakukan langkah-langkah berikut untuk menjalankan iklan:
- Unggah video atau gambar sebagai materi iklan.
- Pastikan format dan ukuran sesuai standar TikTok.
- Tambahkan teks iklan (12–100 karakter) yang singkat dan jelas.
- Pilih Call to Action (CTA), seperti: Daftar Sekarang, Belanja Sekarang, atau Pelajari Lebih Lanjut.
- Pratinjau iklan, lalu klik Submit untuk peninjauan.
Biaya Iklan di TikTok, Mulai dari Berapa?
Biaya iklan di TikTok tergolong fleksibel. Untuk pemula, kamu bisa menggunakan fitur Promote dengan budget mulai dari Rp15.000 per hari. Sementara itu, melalui TikTok Ads Manager, anggaran minimum biasanya sekitar Rp200.000 per hari di level Ad Group dan Rp500.000 di level Kampanye.
TikTok menggunakan beberapa model penetapan harga, antara lain:
- CPC adalah biaya per klik.
- CPA adalah biaya per tindakan atau konversi.
- CPM adalah biaya per 1.000 tayangan.
- CPI adalah biaya per pemasangan aplikasi.
Agar hasilnya maksimal, kamu juga perlu memahami metrik seperti Click-through Rate (CTR). CTR adalah rasio klik untuk menilai kualitas interaksi audiens secara keseluruhan.
Jenis-Jenis TikTok Ads Sesuai Tujuan Iklan
Cara iklan di TikTok cukup variatif karena platform ini menyediakan berbagai format iklan sesuai kebutuhan promosi. Beberapa pilihan placement yang bisa kamu manfaatkan antara lain:
- Top View Ads: iklan berdurasi hingga 60 detik yang muncul di bagian paling atas saat pengguna membuka aplikasi. Cocok untuk meningkatkan brand awareness secara cepat.
- In-Feed Ads: tampil di FYP dengan format mirip konten organik, sehingga lebih dipercaya audiens. Efektif untuk menjangkau pengguna yang sudah aktif berinteraksi di aplikasi.
- Spark Ads: iklan yang muncul otomatis di FYP dan terhubung ke situs web, profil, atau aplikasi. Jenis ini membantu memperkuat performa konten organik.
- Branded Effect: iklan berupa filter atau efek khusus yang bisa digunakan pengguna selama 10 hari. Strategi ini efektif untuk meningkatkan engagement rate.
- Brand Takeover: iklan eksklusif yang memenuhi layar aplikasi dengan konten berkualitas tinggi, biasanya digunakan untuk kampanye besar.
- Live Shopping Ads: muncul di video Live untuk meningkatkan traffic sekaligus konversi. Syaratnya, kamu harus memiliki akun TikTok Shop.
Keuntungan Beriklan di TikTok untuk Bisnis dan Personal
TikTok bukan hanya platform hiburan, tetapi juga saluran strategis untuk membangun brand. Dengan cara iklan di TikTok, kamu bisa memperoleh berbagai keuntungan, diantaranya:
1. Menjangkau Audiens yang Luas
Platform ini memiliki pengguna aktif dalam jumlah besar dengan algoritma yang kuat, sehingga konten kreatif lebih mudah viral. Dampaknya, eksposur brand bisa meningkat secara signifikan dalam waktu relatif singkat.
2. Penargetan Pasar yang Lebih Spesifik
TikTok juga memungkinkan penargetan audiens yang lebih spesifik. Kamu dapat menyasar pengguna yang relevan dengan produk atau layanan yang ditawarkan. Dengan begitu, peluang terjadinya interaksi dan konversi pun menjadi lebih tinggi.
3. Peluang Monetisasi Tinggi
Bagi personal brand maupun kreator, iklan di TikTok bisa memperluas jangkauan sekaligus meningkatkan interaksi dengan audiens. Peluang kolaborasi dan penjualan pun jadi semakin terbuka lebar. Semua ini juga termasuk strategi efektif dalam cara monetisasi TikTok.
4. Format Iklan Menyatu dengan Konten Organik
Keunggulan lainnya, iklan di TikTok dapat tampil menyerupai konten organik di FYP. Hal ini membuat iklan tidak terasa seperti promosi yang memaksa, sehingga audiens lebih nyaman menonton dan berinteraksi dengan konten yang ditampilkan.
5. Data Performa Iklan Akurat dan Transparan
Bagi pebisnis, TikTok menyediakan data performa iklan yang cukup lengkap dan transparan. Informasi ini bisa digunakan untuk mengevaluasi efektivitas iklan, memahami perilaku audiens, serta menyusun strategi pemasaran yang lebih tepat ke depannya.
Kini, cara iklan di TikTok bisa dijalankan dengan lebih mudah terukur. Strategi yang tepat akan membantu promosi kamu lebih efektif. Bahkan, ini juga menjadi salah satu cara menghasilkan uang dari TikTok bagi kreator maupun bisnis yang menjanjikan.












