Allell.com – Cara iklan di Facebook menjadi salah satu strategi digital marketing paling populer saat ini. Mulai dari bisnis kecil hingga brand besar memanfaatkannya untuk menjangkau audiens yang lebih luas. Dengan biaya yang fleksibel, iklan pun bisa disesuaikan dengan kebutuhan dan anggaran.
Meski terlihat kompleks, proses beriklan di Facebook sebenarnya cukup mudah. Kamu hanya perlu mengikuti langkah-langkah dasar, mulai dari membuat halaman hingga menayangkan iklan. Jika kamu masih pemula, artikel ini akan memandu setiap tahapannya agar lebih mudah dipahami.
Facebook Ads Itu Apa?
Facebook Ads adalah layanan iklan berbayar dari Meta yang membantu pebisnis menampilkan promosi di feed, stories, hingga Messenger. Iklan ini bekerja layaknya papan reklame digital, tetapi kamu bisa mengatur target audiens secara spesifik, sehingga promosi lebih tepat sasaran.
Secara garis besar, proses beriklan di Facebook terdiri dari tiga komponen Utama:
- Campaign untuk menentukan tujuan iklan.
- Ad Set untuk mengatur audiens, bujet, dan penempatan iklan.
- Ad untuk membuat materi iklan yang akan tampil ke pengguna.
Cara Iklan di Facebook untuk Pemula
Setelah memahami konsep dasarnya, maka kamu bisa memulai kampanye pertama. Berikut tahapan yang bisa kamu ikuti secara berurutan agar tidak bingung saat mulai beriklan.
1. Buat Halaman Facebook

Sebelum iklan tayang, kamu perlu memiliki halaman Facebook sebagai identitas bisnis. Page ini ibarat etalase toko yang akan dilihat calon pelanggan saat mereka menemukan iklanmu.
- Masuk ke akun Facebook, pilih menu Page, lalu klik Create a Page.
- Isi informasi nama bisnis dan deskripsi singkat.
- Pilih kategori bisnis yang paling sesuai.
- Klik Create Page, dan halamanmu siap digunakan.
2. Mulai Kampanye Baru
Setelah halaman siap, langkah berikutnya adalah masuk ke Facebook Ads Manager. Di sinilah semua pengaturan iklan dilakukan, mulai dari kampanye hingga materi iklan.
- Buka Facebook Ads Manager.
- Klik tombol Go to Ads Manager.
- Klik pada nama akun untuk masuk ke dashboard utama.
3. Atur Pembayaran
Cara iklan di Facebook selanjutnya adalah mengatur anggaran dan metode pembayaran. Setelah dashboard terbuka, kamu bisa melengkapi informasi pembayaran dengan langkah-langkah berikut:
- Buka menu Account Overview.
- Klik Add Payment Method.
- Pilih metode pembayaran yang tersedia (kartu debit/kredit, transfer bank, atau e-wallet)
- Klik Next untuk menyimpan pengaturan.
4. Pilih Tujuan Iklan
Cara iklan di Facebook selanjutnya adalah menentukan objective atau tujuan iklan sesuai hasil yang ingin dicapai. Pengaturan ini membantu sistem menayangkan iklan ke audiens yang potensial.
- Pilih tab Campaign lalu klik tombol hijau +Create.
- Pilih salah satu dari 6 tujuan (Objective) ini:
- Awareness: Mengenalkan brand atau produk pada audiens secara luas.
- Traffic: Mengajak orang berkunjung ke website atau WhatsApp.
- Engagement: Memperbanyak interaksi seperti like, comment, pesan.
- Leads: Mengumpulkan data kontak calon pelanggan potensial.
- App Promotion: Mengarahkan audiens untuk menginstal aplikasi.
- Sales: Mendorong audiens untuk membeli produk secara langsung.
- Setelah memilih, klik Continue.
5. Tetapkan Anggaran
Di tahap ini, kamu bisa menentukan seberapa besar biaya untuk beriklan. Facebook menyediakan pengaturan anggaran yang fleksibel, sehingga bisa disesuaikan dengan kebutuhan.
- Pilih campaign yang sudah dibuat
- Aktifkan Advantage Campaign Budget
- Pilih tipe anggaran:
- Daily Budget: Budget harian yang stabil (misal Rp50.000/hari).
- Lifetime Budget: Total budget untuk periode tertentu (misal Rp1 juta untuk 10 hari).
- Pilih strategi bidding, contohnya Highest Volume agar Facebook mencari hasil maksimal dari budget yang ada.
- Kemudian, klik “Next”
6. Tentukan Target Audiens
Salah satu kelebihan cara iklan di Facebook adalah kemampuannya menargetkan audiens secara sangat spesifik melalui pengaturan di level Ad Set. Begini caranya:
- Buka kolom Audience lalu klik Edit.
- Atur lokasi audiens, usia, dan jenis kelamin sesuai kebutuhan.
- Pada kotak Detailed Targeting, masukkan minat, demografi, serta perilaku yang relevan.
Contoh:
Jika kamu ingin memasarkan hijab, maka bisa menargetkan perempuan di Indonesia dengan rentang usia 17–35 tahun dan minat pada fashion. Selain itu, gunakan Custom Audiences untuk menjangkau orang yang sudah pernah berinteraksi dengan bisnismu. melalui Facebook Audience Insight.
7. Pilih Penempatan Iklan
Tahap selanjutnya adalah menentukan di mana iklan akan ditampilkan kepada audiens. Penempatan iklan penting karena berpengaruh pada performa dan efektivitas anggaran. Kamu bisa mengatur agar iklan muncul di Feed, Stories, Reels, Messenger, atau Instagram sesuai kebutuhan.
Ada dua opsi penempatan iklan yang bisa dipilih:
- Automatic Placement: Facebook akan secara otomatis menempatkan iklan di posisi yang dianggap paling optimal.
- Manual Placements: Kamu menentukan sendiri di mana iklan akan ditampilkan sesuai strategi yang diinginkan.
Jika ingin mencoba cara iklan di Instagram secara lebih spesifik, pilih Manual Placement dan centang bagian Instagram Stories atau Feed.
8. Atur Jadwal Penayangan
Selain penempatan, kamu juga bisa mengatur agar iklan langsung tayang saat itu juga atau dijadwalkan di jam-jam tertentu. Mengatur jadwal yang tepat bisa membantu meningkatkan engagement rate karena iklan muncul saat audiens sedang aktif memegang HP.
9. Buat Konten Iklan
Setelah pengaturan teknis selesai, saatnya membuat materi iklan. Konten bisa berupa gambar atau video dengan ukuran yang disesuaikan placement. Misalnya, penempatan Feed standar yang disarankan 1080 x 1080, sedangkan di Stories 1080 x 1920 pixel.
Ikuti cara iklan di Facebook dalam membuat materi iklan berikut:
- Pilih Facebook Page di bagian Identity.
- Kemudian klik Create Ad untuk membuat iklan baru.
- Tentukan format iklan (Single Image, Carousel, atau Collection)
- Unggah konten iklan, lalu klik Done.
Selain menambahkan gambar atau video, kamu juga perlu mengatur elemen pendukung iklan. Mulai dari headline, ads copy, description, dan CTA. Jika memilih objective seperti Traffic atau Sales, jangan lupa menambahkan tautan situs web sebagai tujuan audiens setelah mereka mengklik iklan.
10. Publikasi
Sebelum tayang, cek kembali semua pengaturan dari atas ke bawah. Jika sudah oke, klik Publish. Iklanmu akan masuk tahap moderasi oleh tim Facebook untuk memastikan tidak ada pelanggaran. Setelah disetujui, iklan akan berjalan dan kamu bisa memantau performanya lewat dashboard.
Biaya iklan di Facebook
Secara umum, biaya iklan Facebook sangat fleksibel. Kamu bahkan bisa mulai dari Rp10 ribu per hari. Selain itu, terdapat beberapa matriks yang perlu dipahami terkait biaya dan efektivitas iklan, antara lain:
- CPC adalah singkatan dari Cost Per Click. Artinya, kamu hanya membayar jika ada orang yang mengklik iklan.
- CPM adalah singkatan dari Cost Per Mille. Serupa dengan cost per impression adalah biaya yang kamu keluarkan untuk setiap 1.000 kali iklan tayang di layar audiens.
- CTR adalah perbandingan antara orang yang melihat iklan dengan yang mengkliknya. Semakin tinggi CTR, berarti konten iklanmu semakin menarik.
Dengan memahami langkah-langkah di atas, kamu bisa langsung mencoba cara iklan di Facebook Ads dengan mudah. Selain beriklan, kamu juga bisa memperluas wawasan dengan mempelajari cara daftar Facebook Pro agar memiliki akun yang lebih profesional.












